Pages

05 August 2011

Menjadi Penonton

(Sebuah catatan ketika membaca komentar orang-orang di pagegroup facebook!)


Menjadi penonton memang lebih mudah. Tinggal melihat, menyaksikan, menonton lalu jika ada yg akan dikomentari maka berkomentar lah.
Mudah sekali, tanpa perlu berjibaku seperti pemain, tanpa perlu berkeringat, seperti pelaku, tanpa perlu menghadang resiko apapun seperti si subjek.


Menjadi penonton memang lebih mudah, hanya tinggal memaki dari sebuah warung, hanya tinggal 'mengatai' si pemain goblok, hanya tinggal mengeluarkan statement kalau pelaku 'bermain-main', hanya tinggal sinis di facebook, hanya tinggal mengomentari, bubuhi dengan sedikit pengetahuan kalau perlu kutip pasal dan ayat undang-undang, maka terlihatlah betapa profesionalnya kita, terlihat betapa kita sangat 'menguasai' padahal, kita adalah penonton, hanyalah penonton!


Setelah ini, saya akan belajar menjadi penonoton yang bijak, tidak akan 'memaki' seandainya wilson Jr golnya tidak masuk, tidak akan mengatai Okto Maniani jika larinya kurang kencang, tidak akan berkomentar lagi jika tim Indonesia belum punya the next yayuk Basuki dan Susi Susanti. Karena menjadi penonton, memang lebih mudah! 


*Ini bukan soal bola! karena Indonesia lolos prakualifikasi world cup. ini juga bukan soal olah raga, saya masihlah penonton yang baik! ini cuma curahan hati! It's sooo personal!