Pages

09 August 2011

27

*(semacam kado memperingati hari lahir untuk diri sendiri) 


Alhamdulillah, di antara kerumitan hari, padatnya rutinitas, titik ke 27 ini saya lewati dengan penuh syukur. Segala puji bagi MU wahai Sang Pemilik Hidup, atas hidup ribuan hari, atas rotasi matahari yang ke 27 kali, atas segala!

27... Ah, saya mencintai angka ini. Karena itu, dulu, angka ini saya jadikan patokan untuk beberapa pencapaian diri, yang ketika saya evaluasi lagi, telah saya dapatkan beberapa di antaranya dengan hasi gemilang, namun ada juga yang perlu direvisi pada beberapa bagian, dan ada juga yang bahkan ketika saya menulis postingan ini sebagai ritual hari jadi, beberapa keinginan yang dulunya saya yakin akan saya penuhi di usia 27, ternyata masih dalam impian dan masuk lagi dalam list pencapaian saya berikutnya.

Fitrah manusia, mau segala! Saya juga! Namun di antara riak hari, saya pun semakin sadar, bahwa hidup bukanlah tentang hasil akhir, bukanlah tentang angka dan jumlah. Maka, sejak itu saya percaya pada proses, meyakini bahwa segala yang saya hadapi, yang saya dapatkan, yang saya lewati, pasti ada makna dan hikmah, karena hidup dan kehidupan takkan mengenal kata percuma. Takkan pernah ada yang sia-sia.

Maka, di antara banyaknya ucapan selamat dari para kenalan, rekan sejawat, teman karib, para sahabat, keluarga tercinta, saya tersungkur dalam bahagia dan haru tiada tara. Alhamdulillah, saya mencintai orang-orang yang ternyata juga mencintai saya. Maka, takkan pernah ada yang sia-sia bukan? Semoga segala doa diijabah, semoga doa yang sama, segala kebaikan juga tercurah untuk kita semua, jadi penerang dalam kelamnya hidup, jadi teropong dalam ketidakjelasan esok, jadi alunan nada dalam cerianya hari, jadi warna-warni dalam indahnya nikmat. Alhamdulillah...