Pages

21 December 2010

Fiksi

Saya ingin menulis kisah fiksi. Entah cerita pendek atau novel. Bukan novel serial karena kisah ini tidak cukup panjang untuk diceritakan dalam ribuan lembar aksara tersusun. Apapun bentuknya, akan ada dialog ini di dalamnya :

Him
U have relationship with us in many way and reason
So just keep that kind of relationship
Me
itu saja?
Him
Aku memberikan perhatian lebih semata mata itu yang mau aku lakukan
Gak lebih
Gak mau aku bikin hubungan yang berbeban
Our way is sooooooo looooonggggg
Apa yg terjadi sekarang jalanin ajah
Jadi teman atau teman hidup sama ajah
Terdengar opportunis!
I'm done
Me
itu saja?
Him
I'm not so expressive
Me
aku minta penjelasan, bukan ekspresi
Him
Penjelasan ttg?
???
Hubungan?
Me
ini semua
Him
Do we make some mistake with our relationship?
Do we?
Me
mistake?
up to u
man gotta do what man gotta do
Him
man gotta do what man gotta do
Me
sudahlah
aku
mengerti
sekarang
dan itu alasan kenapa kamu berpotensi besar nyakitin aku
semua ini bias
aku masih berusaha memahami bagian mana dari analisa itu yg menurut kamu benar
klo kamu oportunis?
andai aku seperti perempuan kebanyakan
maka aku akan tersanjung
lalu ternyata, aku cuma jadi bahan buat kamu
seperti itu kah?
Him
Dan kamu bukan perempuan kebanyakan
Me
bagaimanapun aku perempuan!
itu yg harus kamu pahami
Him
Damn
Dan aku tak pernah benar2 memahami perempuan
And how to threat them

Me
aku tau, ada banyak nama yg kamu perlakukan seperti ini
dan, congratz, my self  include in there!
 :(
Him
Aku gak suka kalimt itu
Me
kalimat yg mana?
Him
dan, congratz, my self include in there!
aku tau, ada banyak nama yg kamu perlakukan seperti ini
 :(
Me
kamu gak suka kalimat itu?
aku malah gak suka diperlakukan spt itu
Him
Dan itu bukan aku
Me
harusnya aku nyadar dari dulu
ingat waktu itu temanmu pernah menyebutkan banyak nama di fbmu
ada nama aku disana
diantara banyak nama lain
waktu itu aku bingung
Him
Iya
Me
tapi berusaha kuabaikan
aku tetap komen
di status kamu itu
dia lgsg bilang : mampus yg punya nama datang
aku teringat lg
dan sekarang aku mengerti!
dan aku kecewa sama kamu
sangat
Him
Salah?
Me
enough
aku terlalu banyak menjelaskan ke kamu
Him
Okay
Me
membantumu memahami ini semua
satu persatu
tapi tidak satupun penjelasan ku dpatkan dari km
aku juga butuh mencerna ini
juga butuh memahami ini
Him
Km gak salah
Surelly 100% kamu gak salah
Ini masalah di aku
Klo kamu tanya kenapa bisa ada hati ke kamu, itu pun pertanyaan yang menunjuk ke aku
Dan itu tak terjawab
Oleh aku
Me
aku gak bertanya itu sejak tadi
itu urusan kamu
aku cuma minta penjelasan
Him
So?
Penjelasaan kenapa bisa? Itu maksud mu!
Me
bukan
buat apa?
arrrrrgggggggggghhhhh.
Him
Yah itu yg aku pahami
Oooo
Maksud nya pengkhianatan persahabatan
Itu?
Me
cmon!
u know what I mean
aku gak berbakat dgn hal2 spt ini
Him
Gak tau!
Apalagi aku
Me
Sudahlah
Him
Okay dititk ini apa yang harus kita lakukan?
Atau apa yang harus aku lakukan
Me
sesudah ini kasi tau aku
aku harus gmn
Him
As usual
Me
hahah
ini yg kumaksudkan
seperti biasa?
Him
Sebelum percakapan ini terjadi dan perxakapan ini selesai
Me
dan kamu menikmati itu?
Him
Kita gak ada bedanya
Me
bagaimana klo aku terlibat perasaan juga
gak ada bedanya?
km fun dgn ini?
Him
Gak
Kamu pikir enak mendam2
Gak lah
Me
dan kamu pikir enak bertanya2 terus
Him
Gak juga
Me
kamu pikir enak, bagaimana klo aku kegeeran
Him
do u feel what I feel?
*damn! Stupid question!
Me
what r u feel?
Him
Aku ada hati sama kamu!
Me
in usual situation, aku akan ngakak baca kalimat kamu
tp ini situasi yg gak biasa
ada hati?
cmon
aku gak ngerti
Him
*stupid answer
Oh gosh
*stupid
*stupid
I'm done
Me
kamu ngisengin aku?
Him
Iseng?
Gak guna
Me
then what?
Him
Klo ada ctrl + Z aku dah mencet2 ke situasi aku gak ngapuus posting fb ku
Me
lalu?
seandainya balik ke masa lalu
kamu gak ngapus posting fb mu?
apa yg akan terjadi?
Him
Saat ini sekarang, I have feeling to u
Yang akan terjadi adalah man gotta do what a man gotta do
Me
apa?
apa yg man gotta do what man gotta do?
Him
Said something
Udah lah, kamu dah dpt point nya kok
Me
aku gak dpt poin apapun dr pembicaraan ini?
aku udh sering nanya ke kamu
ketika temanku sdh merecoki aku dgn teorinya
aku udh tanya kamu
ada yg mau kamu bilangin
ada yg kamu sembunyikan dari aku?
Him
Kapan?
Me
sering
kamu gak ingat
oke, beberapa kali
tapi kamu selalu bilang gak ada
Him
Remind me?
Me
aku yakin kan berkali2, yakin gak ada yg mau km bilangin
kamu selalu bilang gak ada
Him
Aku boong saat itu
Me
nah, lalu, jaminan apa skrg yg bisa kupegang, KLO KAMU GAK BOONG saat ini?
Him
Haduh
Okay
Aku menyimpan perasaan ke kamu,
Ketika kamu todong pertanyaan itu, aku gak jawab
Takut menyalahi hubungan selama ini
Me
then, u play with my heart?
Him
Oh no
Gak bermaksud
Yang aku pikir kan, perasaan ini salah
Karena kamu dan aku adalah sahabat
Selayak nya sahabat, makruh hukumnya menyimpan perasaan
Me
lalu kenapa km berpikir berbeda andai saat ini ada ctrl z
Him
Dan makruh lebih baik dihindari
Ctrl + Z utk tidak menghapus
Me
td km bilang klo ada ctrl z kamu akan bertindak berbeda
said something and bla bla bla
Him
Sama kan
Me
lalu km bicara soal makruh
arrrrrrrrrrrrggggggggggggggggggggghhhhhhhhhhhh.
aku benci negbahas ini
Him
Yah salah lagi
*eh gak gak gak
Ctrl + Z kalimat diatas
Me
lalu apa?
what next?
Him
Bismillah
Aku Sayang Kamu
I'm done
Me
Im not
done
Him
Sip
Selesai
Me
lalu apa?
pertanyaan aku blm kamu jawab dari tadi
lalu apa?
Him
Ya sudah
Make it usual
Me
hahaha
dasar lelaki!
make it usual?
kamu bisa?
Him
Lha trus apa?
Memaksakan kehendak
Gak kan
Me
memaksakan kehendak apa?
Him
Td kamu bilang "I'm not"
Aku gak bisa maksa kamu bilang "yes I'm "
Me
im not done
Him
Itu kepisah enter !
Me
iya aku tau
damn
aku benci situasi ini

Him
Aku gak
Malah bersyukur

Me
kamu dari td berbelit2
Him
Jd clear semua
Me
kamu bikin tembok
bahkan sestelah ini terungkap
kamu msh bikin tembok sm aku

Him
Jd gak ada lagi todongan pertanyaan "ada yg mau kamu sampain?"
Me
Hei
Him
Okay
Me
itu bisa diitung pake jari
aku nanya itu gak sering
lebih sering mana

Him
Tiga kali
Me
lebih sering mana smua sikap gak jelasmu ke aku?
Him
Yg ke dua
Hahahhahhahaha

Me
nah
kamu tau

Him
Okay
Tembok nya sudah runtuh
Aku dah telanjang
Have no word

Me
lalu kenapa aku masih merasa ini belum clear
Him
Lho
Sudahkan

Me
apanya yg sudah
hiks

Him
Kamu bertanya ke aku tentang analisa temanmu ttg aku
Dan 100% correct
About clear!
That's is not my shampoo
I use sunsilk

Me
:(
Him
:*
Me
:(

U play with my heart
Him
Hei cmon
Jgn murung gitu
Me
makasih
aku sign out
Him
What I supposed to do?
Okay
Satu pertanyaan
Jangan sign out dulu

Me
hm...
Him
Do you feel what I'm feel?
Just say yes or no!

Me
aku sign out
gutnait
tidur gih
besok kamu ngantor

Him
Aku dikantor
Aku gak bakal terlambat

Me
aku minta penjelasan
itu saja
dan dari td kamu msh saja mempertahankan tembok kamu

Him
Penjelasan apa lagi
Udah aku jelasin semua

Me
apa yg kamu jelasin?
Him
Tentang what next maksud kamu?
Me
salah satunya
Him
Apa lagi?
Banyak donk????
Apa selanjutnya!

Me
sampaikan saja semua yg ingin kamu sampaikan
semuanya

Him
1.Let it flow
Okay
aku nyaman ngobrol sama kamu. itu ngewakilin smua
Kamu dah sign out yah?

Me
belum
aku nungguin
kamu jelasin semua

Him
Selanjutnya
Aku mau kenyamanan ini berlanjut
Jd partner in crime
Eh maksudnya partner in everything
:)
Done
Do you sleep?

Me
belum
kamu pikir aku se-badak itu apa?

Him
Kamu nyindir aku!
Me
loh?
hahahha

Him
:D
Me
ya masak aku tidur di saat begini
kamu aja ngetik nya lama banget
ketauan mikir
ketauan ngumpulin energi
dan aku tidur?

Him
Gak lah
Kamu gak gitu
:)

Me
banyak yg ingin kutanyakan
banyak yg ingin kubahas
tapi sekarang udh larut

Him
Tanyakan lah
Bahas lah
Aku di kantor

Me
tp tetep aja kamu besok kerja
Him
Bahaslah
I begging u
Biar clear

Me
Okay. First question, why me?
Him
Ini bkn masalah why, ini masalah hati
Me
then why your heart choose me?
Him
My heart said that ur click to me
Me
what does it mean?
Him
Nyetrum
Me
:)
Him
Zzzrrrtttt zzzzrrrttttt
*electrical sound

Me
aku mulai GR. may I?
Him
Bole
So human
Human being

Me
since when?
Him
Its like flower blossom
Me
?
Him
Grew bigger bigger bigger
Don't know
Since we talk each other

Me
Kapan itu?
Him
Flower blossom
Dari benih
Pelan2
Gak ujug2

Me
then, since when u realise that?
Him
Everytime we talk by phone
Me
what do u think at that time????
Him
Gak mungkin nih
She is my friend
I will feel guilty if I has that feeling
To her


Dan karya fiksi itu akan selesai dengan akhir yang tanpa akhir.
L