Pages

11 October 2009

What a Life!

Hari ini adalah hari kontroversi, seorang teman, produser Padang TV, hari ini mulai menjalani lembar baru, dipersunting kekasih hati, menapaki hari-hari yang diisi tak lagi sendiri. Pengalaman baru, kebiasaan-kebiasaan baru, proses yang baru, intinya : hidup yang baru.

Sedangkan, di hari yang sama, seorang rekan, yang juga seorang Jurnalis, sedang berjuang untuk meneruskan hidup, beliau terbaring koma dan kritis di ruangan HCU RSUP M Jamil Padang. Banyak teman berkumpul, banyak rekan kirimkan doa, banyak sejawat berharap sungguh agar dia mampu dan kuat, untuk kembali nikmati hari-hari : hidup yang indah!

Hidup. Kita mencintainya bukan? Tak lama, tak banyak, namun kita upayakan maksimal, kita lakukan yang terbaik, untuk masa yang sebentar itu. Seburuk apapun, carut marut, tidak bahagia, namun kita mencintainya.

Bertemu dengan korban gempa yang melanda Sumatera Barat tanggal 30 September 2009 lalu, orang-orang yang sempat terjebak dalam reruntuhan bangunan, mendengarkan dan mencoba memahami apa yang mereka rasakan saat itu, berdoa dengan sungguh, mencoba mengenang hidup yang telah mereka lalui, membesarkan hati sendiri diantara keoptimisan akan dievakuasi secepatnya yang terkadang berganti rasa pesimis ketika detik demi detik berlalu dengan sangat lambat. Hm... semua tentang hidup, bukan?

Saya yakin, mereka yang selamat akan memaknai hidup dan kehidupannya setelah kejadian ini, Allah Maha berkehendak, Jadilah maka jadilah.

Benarkah kita baru menghargai apa yang kita miliki setelah kita kehilangan? Jika iya, jangan lakukan itu untuk sebuah hidup!