Pages

02 January 2009

What Next???

Hidup, serasa seperti memasuki bangunan maha luas yang asing. 
Kita menelusuri ruang demi ruang, perjalanan itu yang disebut pengalaman. Terkadang lelah, istirahat sejenak lalu lanjutkan perjalanan. Bangunan ini terlalu menggugah untuk hanya dilihat saja, karena itu, setiap bilik harus dicermati.

Namun, begitu kita membuka satu pintu, pintu lain akan menutup. Jatuh cinta, lalu terlupakan patah hati yang menyayat. Kesedihan dan merasa tidak adil, terpinggirkan semua nikmat yang telah kita terima. Pesta pora, kita tak ingat lagi pernah berkubang tangis.

Buka satu pintu dan pintu lain akan menutup. 
Memilih, itulah yang kita lakukan sejak akal mau diajak berdiskusi.

Dan kupilih pintu dengan nomor berderet yang disebut NIP ini, lalu pintu lain akan menutup.

Tak rela. Fitrah manusia mau segala. Tapi inilah hidup!

Selamat tinggal dunia yang bergegas!

Selamat tinggal petualangan pedalaman Kalimantan!

Selamat tinggal Oslo!