Pages

29 November 2008

kau memanggilku malaikat


Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:arswendo atmowiloto
Saya mengagumi Arswendo sejak nonton keluarga cemara, setelah itu, membaca bukunya yang berjudul (kalau tidak salah) mengarang itu mudah, dan kekaguman saya bertambah ketika tahu beliau menjadi juri pada lomba penulisan cerpen di sebuah majlah remaja, dan karya saya beliau 'menangkan'.

Lama tidak membaca karya beliau, beberapa minggu lalu main ke toko buku, ada beberapa buah novel bertuliskan nama Arswendo di cover, salah satunya adalah buku ini.

Bercerita tentang sesosok malikat yang job descriptionnya berkaitan dengan maut, menemui mereka yang akan dijemput hingga menemani mereka di alam transisi.
Ada banyak karakater menarik dalam novel ini, si kecil Di, seorang istri yang tabah dan manut, sampah masyarakat hingga gadis lugu yang dibunuh sesudah diperkosa. Masing-masing karakter hidup dan punya ciri khas, semacam punya kesan berbeda untuk hal yang sama dan seharusnya menakutkan : maut.

Juga aneka puisi yang ditulis bapaknya Di, untuk anak semata wayangnya yang mempunyai Vlek di paru-paru, salah satunya :

“selamat pagi, Di
mari kita lanjutkan mimpi semalam
sebelum kita terbenam lagi
dalam pelangi”

Novel ini bagi saya termasuk kategori filsafat serius, semacam sebuah novel yang harus dibaca perlahan dan berulang kali, dan memberi kita pemahaman baru setelah menyelesaikannya.

Membaca novel ini, membuat saya melihat warna lain dari kematian. Sang Malaikat mengingatkan saya pada sosok malaikat dalam film City of Angel, malaikat yang tergoda, malaikat yang mampu merasa.

Hm.. sepertinya paling asyik membca novel ini sembari mendengarkan lagu Malaikat Juga Tahu-nya Dewi Lestari !!

Setuju?