Pages

16 August 2008

Yang Terhormat Nama Saya

Iseng-iseng, ngetik nama lengkap saya di google, ingin melihat seberapa populer nama tersebut(hee, narsis bgt ), seberapa banyak orang dengan nama yang sama dan mencek apa blog saya sudah bisa dicari di search engine.

Hasilnya adalah :
  • Thanks God, Nama saya belum ada duanya. Walopun nama depan saya pasaran (ADE), ketika ditambah nama belakang saya (ALIFYA), nama tersebut hanya akan merujuk saya sendiri. Hehe, thanks to my parent who given me nice name.
  • Ada orang yang namanya sama dengan nama pertama saya yang menulis kisah tentang seseorang yang bernama sama dengan nama kedua saya, dan dalam opini di google, ada orang yang memuji, betapa mengagumkannya sebuah nama yang digabung dari huruf pertama dengan huruf terakhir hijaiyah : like my last name : Alifya. Thanks to my parent again, I  U Both.
  • Yang muncul adalah komen saya di banyak blog, friendster saya dan blog saya yang lain.
  • Trus muncul juga artikel ini dari majalah Tasbih tentang pementasan teater yang pernah saya sutradarai dalam acara peringatan hari ibu tahun lalu dalam tajuk " Perempuan Tanpa Belenggu". Hee, saya baru tau ternyata Majalah Tasbih juga ada situsnya. Maaf ya Buk Emma.
  • Muncul juga nama saya beserta tempat tanggal lahir juga nama kampus saya dalam list orang-orang yang lulus seleksi administrasi buat jadi kuli republik (baca PNS).
  • Nama saya muncul dalam list WALHI, dalam daftar poling PP no 2 tahun 2008
  • Dan dari 648 hasil pencarian di google, yang lainnya adalah hanya penggalan nama depan saya atau nama belakang saya yang itu berarti bukan merujuk pada diri saya.

Begitulah sodara-sodara, kisah peredaran nama saya yang digabung dengan keisengan saya.


NB : Judul postingan diambil dari judul Cerpen Emha Ainun Najib, yang bukunya diilangin Bang Qodri dan Bang Rahman