Pages

04 June 2008

RaDiKaLiSMe, iNiKaH SoLuSiNYa?

Perhatian semua orang tersedot oleh Tragedi Monas saat ini.
Apalagi mereka yang masih meraba-raba, seperti apakah Islam itu.
Dan dengan cara yang tepat kita tunjukkan pada dunia, inilah kita.
Inikah kita?

Inikah kepribadian kita? Kasar, brutal dan barbar?
Inikah kepribadian orang-orang yang mengumandangkan takbir di setiap aksinya?
Bukankah mereka yang dipukuli itu juga muslim? Masihkah setiap muslim bersaudara? Ataukah muslim yang bersaudara hanyalah muslim yang berada dalam satu bendera?

Seberapa ideal sih diri kita untuk men-judge orang lain lebih buruk, hanya karena kita tidak berada dalam satu organisasi?
Seberapa pantas diri kita untuk bisa bilang si Anu masuk surga, si Itu masuk neraka?
Bukankah Islam itu rahmat untuk semua?

Lalu, menjadi legalkah tindakan kekerasan yang dilakukan ketika aksi brutal itu diiringi takbir?

Apa karena dahi kita lebih hitam, jenggot kita lebih panjang, celana kita lebih gantung dan jilbab kita lebih lebar, itu berarti kita lebih baik dari yang lain?

Siti Aisyah pernah ditanya para sahabat, apakah Rasul pernah memukuli :
" Rasulullah SAW tidak pernah memukul perempuan meski pembantu sekalipun. Beliau tidak pernah menggunakan kedua tangan mulianya untuk memukuli siapapun"

Lalu, apa kita lebih baik dari Baginda Rasulullah SAW?