Pages

31 August 2006

Salah



The good things of being young : there’s always excuse for every mistakes that we had been done.

Benarkah ???

Benarkah selalu ada maaf dan sejuta pengertian dari orang-orang untuk kesalahan yang kita buat hanya karena kita masih muda ataupun masih baru ?

Kenapa usia jadi patokan untuk sebuah kualitas dan penghargaan ?

Kenapa seseorang tidak dinilai dari apa yang dikerjakannya ?

Okey guys, Iam still a cute girl that know nothing, but I think, Its time to YOU to take a rest and just enjoy the ‘game’ coz YOU are too old for this fuckin rule…

OUGH…..

                                                             ( ade cengeng pingin curhat )


12 August 2006

Menjadi Dewasa


Hwaaaa ...
Aku nambah umur. 22 tahun. Hehehe… udah tuwir yak !!!
Thanks buat smuanya yang udah ngucapin slamat plus smua doa tulusnya ( baik via sms, telpon, email, fs, secara langsung ataupun secara gak langsung )

Thanks banget, banget, banget, banget !!!
Sebelum duabelas teng, aku make a wish !!!
Mau tau ?
Yang standar-standar aja !!!
Aku pengen umur yang udah ku pake berkah. Aku juga pengen diberi umur panjang karena aku ngerasa masih banyak yang harus aku lakuin.
Aku juga pengen diberi kemampuan untuk ngebalas smua cinta yang udah ku terima dari orang-orang yang slalu ngasih aku doa, kasih sayang, cinta, support dan perhatian. Banyak lagi yang aku sebutkan dalam doaku tapi gak bisa aku sebutin sekarang.
Ternyata aku banyak keinginan ya !!! Fitrahnya manusia sih.

Aku tergugah dengan sebuah sms yg masuk jam 00.20 tanggal 9 Agustus 2006 lalu :
Ade, 
Aku ingin suatu saat kelak 
Kamu bangun pagi, tersenyum dan berucap :
"aku sudah tidak inginkan apa2 lagi"

Sebuah ucapan slamat ulang tahun yang unik dari orang yang juga unik (dan tentunya luar biasa)

Menerima sms ini, di hari ultah, mbikin aku inget film Meet Joe Black, Life Or Something Like It, If Only, dan film2 lain yang senada yang pernah aku tonton, yang bercerita tentang berharganya umur dan waktu yang kita punya.
Aku jadi ingin seperti itu. Tidak menginginkan apa-apa lagi di suatu saat kelak. Mungkin karena aku sudah punya segala-galanya (karena itu jadi gak pengen apapun) atau justru karena penghargaan dan rasa syukurku mengalahkan rasa ingin akan banyak hal sehingga aku sudah puas dengan apa yang aku miliki.

Aku juga jadi ingat sebuah kalimat keren dari novel subject : re : 
"Mungkin memiliki adalah hal yang sama sekali berbeda dengan menginginkan".


Dan…
Di awal umur 22 ini, aku ingin menjadi dewasa. Dengan memiliki apa yang aku inginkan dan menginginkan apa yang sudah aku miliki.
Dua-duanya perlu proses. Tapi aku yakin proses itu akan mbikin aku jadi dewasa.
Semoga !!!


05 August 2006

Kangen

roda hidup terus bergulir bersama musim yang berubah warna
aku, kamu, kalian terus melangkah
aku rindu
pada jejak yang dulu pernah kita tapak 



Uh…………………..
Ade lagi kangen nih…

Sama temen-temen SMP (Wani, Adup, Ari, Yose, Ancing, Cica, Oja, Eeng,  Popi,  Iin, Masdon, Yezi, Firman, Cece, Yuni, Dul, Boni, Rika, Sherly, Eva, Ipe,Ana, Ipet, Ican, Ali, Ryan, Dedi, Wiwin, Wirman)

Sama temen-temen SMU (Cimot, BJ, Tika, Eka, Wulan,  PW, Audhiati, Loli, Andri, Adek Hamdani, Coenk, Viken, Lili, Nini, Anggia, Yopa, Iye, Mei, Tanta, Panjul, Roni, Yuri, De Rock, Doyok, Hesti, Ool, Bunga, Bo, Adi Kcil)

Sama semua X TJ ( Mamang Gun, Kak Amie, Kak Ira, Kak Ega, Saud, Ilham, Tmy, Kak Ica Ma Ari, Ivan, Vani, Tonel )

Sama keluarga di Teater Detik ( Kak Lita, Kak Re, Kak Rika, Bang Qodri, Bang Rahman, Bang Codoik, Bang Danni, Bang Fajar, Dessy, Bang Ikhsan )

Sama saudara di Teater Langkah (Mas Didik, Mas Anto, Kaka Mira, Kak Mila, Buya, Yono, Opuk, Kak Ami, Fais Ketjil, Bang Yoseph, Il Gaek)

Sama semua penghuni Rumah Teduh (Fadli, Bendot, Bokong, Dian, Zulham, Wawan, Struk, Vina, Eel, Ponco, Pupu, Botak, Ses, Mpok, Boy)

Sama semua anggota UKS (Brutus, Popo, Yuli, Aji Piyu, Angin, Bulek, Ari, Niko, Roni, Kak Ai, Deteka)

Sama semua penduduk Talago Permai (Bunda, Adril, Tasya, Putri,)

Are You miss me too?
:)



02 August 2006

Tentang Waktu

Waktu : adalah perihal yang tidak bisa kita miliki*
* thanks buat Pram Scouti Arnin yg udah berbagi kalimat keren ini


Aku bingung dengan urusan pergantian waktu. Sibuk sama sesuatu, tak sadar sudah di tanggal segini aja, sudah di bulan ini aja. 
Aku yakin banyak orang di dunia ini yang juga suka ga nyadar dengan pergantian waktu, yang beraktivitas 26 jam ( 2 jam lagi dalam dimensi yang beda ( baca : mimpi ) , atau orang-orang yang punya aktivitas nabrak-nabrak waktu ( kerja pas semua orang molor, atau molor pas semua orang kerja ).
Mungkin ini yang membuat pemahaman orang akan zat yg disebut ‘waktu’ ini jadi bergeser. Karena waktu itu sangat terbatas, kita jadi mengerjakan banyak hal tanpa rehat seolah lari di rel kereta api dan  di belakang kita keretanya mengejar sambil menglakson memekakkan telinga. Kita mungkin sadar, bahkan satu detik yg lalu tak bisa dijemput.

Tapi justru itu, haruskah kita berlari di rel waktu tanpa bisa menikmati waktu itu sendiri?
Banyak moment dalam hidupku yang terlewat begitu saja dan semua itu tak bisa dijemput. Ultah seorang teman ke 22 di bulan Maret lalu (hanya sekali seumur hidup kan temen ku itu ultah ke 22), ultah ke 24 perkawinan orang tua tercinta, perayaan wisuda seorang sahabat (padahal dia cum laude loh), takziah mamanya teman masa kecil, papanya teman yg masuk rumah sakit dan ga bisa aku jenguk karena aku (sok) sibuk, konser SO7 yg terlewatkan, Oprah Winfrey Show yg temanya aku suka banget, gerhana bulan ( apakah gerhana terjadi setiap hari ? ), pelangi kemaren sore, Pementasan teater musim kematian bunga yg ga bisa  ku tonton ,…….
Uhh….pokoknya banyak!!! Dan ga bisa ku urai saking banyaknya.


Kadang aku berpikir, kapan aku punya waktu untuk tetap berlari di rel, tapi masih bisa nikmatin pemandangan dalam perjalanan di sepanjang rel. Kalau aku capek,  aku akan berhenti sejenak dan kalau keretanya sudah mendekat lagi, aku akan berlari sekencang-kencangnya biar klaksonnya yang menyebalkan itu tak lagi kudengar. Dan seterusnya, dan seterusnya.
Tapi aku juga gak mau jadi pecundang, dengan kleuar dari rel dan hanya memandang setiap kereta yg lewat.